Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
Kabar Gembira! Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950/Liter di Kalbar Mulai 1 Agustus 2026
“Penyesuaian harga ini adalah bentuk responsivitas terhadap dinamika pasar global, sekaligus upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi.”
(PT Pertamina (Persero)
PONTIANAK | 1 Agustus 2026 - Warga Kalimantan Barat dapat menarik napas lega. Mulai hari ini, Jumat (1/8/2026), PT Pertamina (Persero) resmi menerapkan penurunan harga untuk sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax Series, di seluruh SPBU di Indonesia, termasuk di wilayah Kalbar.
Berdasarkan pemantauan laman MyPertamina pada Jumat (31/7/2026), penurunan ini mengikuti tren harga minyak dunia yang mengalami koreksi serta penguatan nilai tukar rupiah. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan pasokan energi nasional dan meringankan beban operasional pengguna kendaraan pribadi maupun komersial.
Daftar Harga Terbaru BBM di Kalbar per 1 Agustus 2026
Berikut adalah rincian harga terbaru yang berlaku di seluruh SPBU di Kalimantan Barat:
📉 BBM Non-Subsidi (Mengalami Penurunan)
1. Pertamax (RON 92): Turun Rp300 dari Rp16.250 menjadi Rp15.950/liter.
2. Pertamax Green 95: Turun signifikan dari Rp17.000 menjadi Rp16.600/liter.
3. Pertamax Turbo (RON 98): Turun drastis Rp1.000 dari Rp19.300 menjadi Rp18.300/liter.
⚖️ BBM Subsidi (Tetap Stabil)
Untuk menjaga daya beli masyarakat kecil, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan:
1. Pertalite (RON 90): Tetap di angka Rp10.000/liter.
2. Biosolar (B30): Tetap di angka Rp6.800/liter.
(Catatan: Harga dapat berbeda sedikit antar wilayah tergantung kebijakan Pemda setempat terkait Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor/PBBKB).
Dampak Positif bagi Masyarakat
Penurunan harga Pertamax series diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor transportasi dan logistik swasta. Bagi pengendara mobil pribadi, penghematan sekitar Rp300-Rp1.000 per liter mungkin terlihat kecil, namun jika diakumulasi dalam sebulan, jumlahnya cukup signifikan untuk membantu efisiensi pengeluaran rumah tangga.
Sementara itu, kestabilan harga Pertalite dan Biosolar menjadi jaminan bahwa kebutuhan pokok masyarakat dan petani tetap terlindungi dari gejolak pasar global.
Energi Terjangkau untuk Mobilitas Produktif
Kepastian harga adalah kunci bagi stabilitas ekonomi mikro. Dengan adanya penurunan harga BBM nonsubsidi, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mengalokasikan dana mereka ke kebutuhan lain yang lebih produktif.
Kepada Pertamina: pertahankan transparansi harga ini. Kepada masyarakat: manfaatkan momen ini untuk meningkatkan produktivitas. Karena sejatinya, kemakmuran sebuah daerah dimulai dari kemudahan akses terhadap energi yang terjangkau dan berkualitas.[]
Sumber: Laman MyPertamina, Siaran Pers PT Pertamina Patra Niaga, Pantauan Harga SPBU Pontianak & Singkawang, Arsip Berita Kompas Money & DetikFinance, & Analisis Pasar Energi Homepublik.id
Editor: Tim Redaksi Ekonomi Homepublik.id
Penulis: Khoirun Nisa Redaksi
Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan

