• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Resmi! Bebby Nailufa Kembali Pimpin Golkar Pontianak 2026-2031, Fokus Garap Basis Pemilih Muda Lewat Ormas.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-08-02T19:11:04Z

            Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Resmi! Bebby Nailufa Kembali Pimpin Golkar Pontianak 2026-2031, Fokus Garap Basis Pemilih Muda Lewat Ormas


    “Pemilih masa depan adalah anak-anak muda. Jika kita tidak hadir di ruang mereka melalui organisasi masyarakat yang relevan, maka kita akan tertinggal oleh zaman.”  

    (Bebby Nailufa, Ketua DPD Partai Golkar Terpilih Kota Pontianak Periode 2025-2030)


    PONTIANAK | 3 Agustus 2026 - Dinamika politik lokal Kalimantan Barat kembali memanas seiring dengan berakhirnya Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kota Pontianak pada Minggu (2/8/2026). Dalam ajang lima tahunan tersebut, Bebby Nailufa, S.E., M.M. secara resmi kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk masa bakti 2025–2030. 


    Kemenangan Bebby, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, menandai dimulainya era baru strategi pemenangan yang lebih agresif dalam menyasar segmen pemilih milenial dan Gen Z melalui penguatan organisasi masyarakat (ormas) bentukan partai.


    Strategi Baru: Maksimalkan Peran Ormas Hasta Karya & Al-Hidayah


    Dalam konferensi pers pasca-Musda, Bebby Nailufa mengungkapkan bahwa kunci kemenangan Golkar di pemilu-pemilu mendatang terletak pada kemampuan partai untuk "turun ke jalan" melalui ormas-ormas sayapnya. Ia secara khusus menyinggung peran Hasta Karya (ormas pemuda) dan Al-Hidayah (ormas ibu-ibu/pengajian) sebagai ujung tombok penetrasi suara.


    "Kalau kita lihat pemilih ke depan ini adalah anak-anak muda, sehingga perintahnya Pak Bahlil [Lahadalia, Ketum Golkar Pusat] agar ormas-ormas yang didirikan Partai Golkar harus dimaksimalkan," ungkap Bebby.


    Ia menekankan bahwa ormas bukan sekadar pelengkap struktur, melainkan wadah programatik yang mampu menyentuh kebutuhan riil masyarakat. "Kami memiliki ormas-ormas seperti Hasta Karya yang memang itulah wadah kami untuk bisa masuk ke program-program yang menyasar kepada anak muda," tambahnya.


    Representasi Generasi: Dari Anak Muda hingga Emak-Emak


    Bebby juga menyoroti pentingnya keterwakilan berbagai lapisan generasi dalam struktur kepemimpinan dan kebijakan partai. Ia menyebut nama-nama seperti Leni dan Irwan sebagai representasi suara anak muda di Dewan, sementara dirinya sendiri berperan sebagai jembatan bagi kelompok "emak-emak" atau ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam pengajian Al-Hidayah.


    "Saya selaku representasi emak-emak dalam hal ini Al-Hidayah ini juga harus dirangkul. Sinergi antara pemuda dan ibu-ibu adalah kekuatan elektoral yang dahsyat jika dikelola dengan program yang tepat," jelasnya.


    Tantangan Ke Depan: Menjaga Soliditas dan Relevansi


    Terpilihnya kembali Bebby Nailufa membawa tantangan besar untuk menjaga soliditas internal partai yang sempat mengalami dinamika menjelang Musda. Dengan pengalaman sebelumnya, ia diharapkan mampu menyatukan berbagai faksi dan mengarahkan energi partai untuk fokus pada kerja-kerja kerakyatan.


    Ke depannya, DPD Golkar Pontianak di bawah komando Bebby akan meluncurkan serangkaian program sosial dan kepemudaan yang dirancang untuk meningkatkan citra positif partai di mata publik, khususnya kalangan urban yang kritis terhadap isu-isu lingkungan, digitalisasi, dan lapangan kerja.


    Politik yang Membumi, Partai yang Mendengar


    Kemenangan Bebby Nailufa adalah sinyal bahwa Partai Golkar di Pontianak ingin kembali menjadi rumah bagi semua elemen masyarakat, dari pemuda yang dinamis hingga ibu-ibu yang menjadi pilar keluarga. 


    Kepada kader Golkar: jadikan ormas sebagai alat perjuangan, bukan sekedar alat pencitraan. Kepada masyarakat Pontianak: pantau kinerja wakil rakyat Anda, karena suara Anda adalah mandat yang harus dipertanggungjawabkan. Karena sejatinya, kekuatan sebuah partai politik tidak diukur dari seberapa keras teriakannya di podium, tetapi dari seberapa dekat ia dengan denyut nadi kehidupan warganya.[]


    Sumber: Hasil Musda XI DPD Golkar Pontianak, Pernyataan Pers Bebby Nailufa, & Analisis Strategi Politik Lokal Homepublik.id

    Editor: Tim Redaksi Politik & Pemerintahan Homepublik.id

    Penulis: Redaksi Lokal Pontianak

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +