Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
MI Hidayatussibyan Kubu Raya Buktikan Mutu Pendidikan Tak Tergantung Kemegahan Fisik
“Akreditasi bukan sekadar penilaian berkas, melainkan cermin kejujuran. Di balik dinding yang sederhana, tersimpan semangat guru yang luar biasa dan mimpi siswa yang setinggi langit. Fasilitas mungkin terbatas, tetapi kualitas pendidikan kami tidak pernah berkompromi.”
(Kholil, S.Pd.I., Kepala MI Hidayatussibyan)
KUBU RAYA | 12 Agustus 2026 - Sebuah pelajaran berharga tentang esensi pendidikan datang dari Desa Sungai Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Selama dua hari penuh (10-11 Agustus 2026), MI Hidayatussibyan Parit Kapitan menjadi pusat perhatian Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dan Madrasah (BAN-P/M) Provinsi Kalimantan Barat. Di tengah gedung sekolah yang sederhana dan fasilitas yang masih terbatas, madrasah ini justru memancarkan energi positif yang luar biasa, membuktikan bahwa mutu pendidikan lahir dari dedikasi manusia, bukan kemewahan bangunan.
Proses verifikasi dan validasi yang dipimpin oleh asesor Syarifah Aqla, S.Pd., M.T. dan Farikha, S.P., S.Pd., M.Pd. berjalan intensif. Tim tidak hanya memeriksa tumpukan dokumen administrasi, tetapi turun langsung ke ruang kelas, berdialog dengan siswa, orang tua, komite, dan mengamati interaksi pembelajaran secara nyata.
Bukti Nyata: Juara Matematika & Sains Lahir dari Ruang Kelas Sederhana
Kehadiran tim asesor menjadi momen pembuktian bagi MI Hidayatussibyan. Di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah Kholil, S.Pd.I., lembaga ini telah mencetak sejumlah prestasi gemilang yang membantah stigma bahwa sekolah bagus harus memiliki gedung megah.
* Juara I Tingkat Kabupaten Kubu Raya dalam kompetisi Matematika, yang kemudian melaju ke tingkat provinsi dan meraih Juara III Kalimantan Barat.
* Prestasi signifikan juga ditorehkan dalam bidang Sains/IPA, menunjukkan keseimbangan antara kemampuan numerik dan sains alami.
Prestasi-prestasi ini menjadi "tamparan halus" bagi pandangan materialistis dalam dunia pendidikan. Bagi MI Hidayatussibyan, setiap sudut ruangan yang sederhana justru memicu kreativitas guru dan ketangguhan mental siswa untuk berlomba mencapai yang terbaik.
Apresiasi Asesor: Keterbukaan Adalah Kunci Perbaikan
Menutup rangkaian asesmen pada Selasa (11/8/2026) pukul 15.00 WIB, Tim Asesor BAN-P/M memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan keramahan seluruh warga madrasah. Mereka menilai bahwa semangat mencerdaskan generasi bangsa di MI Hidayatussibyan tetap menyala terang meski dihadapkan pada kendala infrastruktur.
"Semangat menjalankan tugas mulia ini harus terus dipertahankan. Akreditasi adalah alat bantu untuk melihat celah perbaikan, bukan vonis akhir," pesan tim asesor kepada jajaran pengurus yayasan dan dewan guru.
Ukuran Sekolah Ada pada Hati Gurunya
Kepada Pemerintah Daerah: perhatikanlah sekolah-sekolah seperti MI Hidayatussibyan. Mereka adalah tulang punggung pendidikan di daerah terpencil. Berikan bantuan infrastruktur tanpa mengurangi rasa hormat terhadap perjuangan mereka saat ini. Kepada Para Pendidik: jangan biarkan keterbatasan fasilitas menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Kreativitas Anda adalah jembatan bagi siswa menuju masa depan.
Karena sejatinya, kemegahan sebuah madrasah tidak diukur dari tinggi atapnya atau luas lantainya, melainkan dari seberapa dalam ilmu yang tertanam di hati siswanya dan seberapa besar cinta yang diberikan oleh gurunya. MI Hidayatussibyan telah membuktikan: Gedung boleh sederhana, tapi prestasi harus tetap menggila! 🏫🌟📚🇮🇩
Sumber: Laporan Langsung Proses Akreditasi BAN-P/M Kalbar, Wawancara dengan Kholil, S.Pd.I. (Kepala MI Hidayatussibyan), Dokumen Prestasi Siswa, Arsip Berita Pendidikan Kubu Raya, & Refleksi Mutu Pendidikan Homepublik.id
Editor: Tim Redaksi Pendidikan & Inspirasi Homepublik.id
Penulis: Nurjalie, S.Pd. Redaksi Kubu Raya
Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan

