• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Sinergi Lintas Pulau: Gubernur Ria Norsan & Khofifah Perkuat Jembatan Ekonomi Jatim–Kalbar Lewat Misi Dagang 2026.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-08-12T17:56:47Z

     

           Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Gubernur Ria Norsan & Khofifah Perkuat Jembatan Ekonomi Jatim–Kalbar Lewat Misi Dagang 2026


    “Jawa Timur adalah pusat industri dan pasar, Kalimantan Barat adalah lumbung sumber daya alam dan potensi hilirisasi. Ketika dua kekuatan ini bersinergi, bukan hanya angka perdagangan yang naik, tetapi kesejahteraan rakyat di kedua wilayah akan terasa nyata.”  

    (Redaksi Homepublik.id)


    PONTIANAK | 13 Agustus 2026 - Sebuah langkah strategis dalam penguatan konektivitas ekonomi nasional terjadi di Kota Pontianak. Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, secara resmi menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, beserta rombongan Pemerintah Provinsi Jatim dalam rangka Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Kalimantan Barat. Penyambutan yang ditandai dengan prosesi pengalungan syal khas Dayak-Melayu tersebut menjadi simbol hangat keterbukaan Kalbar terhadap mitra strategis dari Pulau Jawa.


    Kegiatan puncak misi dagang ini berlangsung di Novotel Convention Center, Pontianak, pada Selasa (11/8/2026). Acara ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang konkret bagi pertemuan antara pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), asosiasi pengusaha, dan pelaku usaha swasta dari kedua provinsi untuk merumuskan peta jalan kerja sama yang saling menguntungkan.


    Dari Komoditas Mentah ke Nilai Tambah Industri


    Fokus utama misi dagang ini adalah menjembatani kesenjangan antara ketersediaan sumber daya alam di Kalbar dengan kapasitas industri dan pasar konsumsi di Jatim. 

    * Potensi Kalbar: Kelapa sawit, karet, bauksit, energi terbarukan, dan produk perikanan.

    * Kekuatan Jatim: Industri pengolahan, teknologi manufaktur, logistik pelabuhan, dan jaringan distribusi nasional.


    Gubernur Khofifah menekankan bahwa Jatim membutuhkan pasokan bahan baku yang stabil dan berkualitas dari Kalbar untuk mendukung industri hilir di wilayahnya. Sebaliknya, Kalbar membutuhkan transfer teknologi, investasi mesin pengolahan, dan akses pasar yang lebih luas yang dimiliki oleh pengusaha Jatim. 

    "Kami tidak datang hanya untuk membeli, tetapi untuk berinvestasi dan membangun kemitraan jangka panjang," ujar Khofifah dalam sambutannya.


    Sementara itu, Gubernur Ria Norsan menyambut positif kehadiran investor Jatim. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalbar terus memperbaiki iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan jaminan keamanan usaha. 

    "Kalbar terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin membawa nilai tambah bagi masyarakat kami. Sinergi dengan Jatim adalah prioritas karena kedekatan budaya dan kebutuhan ekonomi yang saling melengkapi," kata Ria Norsan.


    Peluang Kerja Sama Strategis


    Beberapa sektor kunci yang dibahas dalam forum bisnis ini meliputi:

    1. Agroindustri: Pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi produk jadi di Kalbar dengan teknologi dari Jatim.

    2. Energi & Logistik: Pemanfaatan potensi energi baru terbarukan di Kalbar untuk mendukung industri hijau, serta peningkatan rute logistik laut antara Surabaya dan Pontianak.

    3. Pariwisata & Kreatif: Pertukaran promosi wisata budaya dan kuliner untuk meningkatkan kunjungan wisatawan antar-provinsi.


    Kolaborasi Adalah Kunci Ketahanan Ekonomi Nasional


    Kepada Pelaku Usaha: jangan lihat batas pulau sebagai penghalang, melainkan sebagai peluang diversifikasi pasar. Kepada Pemerintah Pusat: dukunglah inisiatif kerja sama antar-daerah (inter-regional cooperation) seperti ini dengan insentif fiskal dan infrastruktur konektivitas yang memadai.


    Karena sejatinya, kekuatan ekonomi Indonesia tidak terletak pada dominasi satu pulau atas pulau lainnya, tetapi pada bagaimana setiap daerah saling mengisi kekurangan dan memperkuat kelebihan masing-masing. Misi Dagang Jatim–Kalbar 2026 adalah bukti nyata bahwa persatuan ekonomi adalah fondasi kokoh bagi kedaulatan bangsa. 🤝🇮🇩


    Sumber: Laporan Resmi Pemprov Kalbar & Pemprov Jatim, Pernyataan Gubernur Ria Norsan & Khofifah Indar Parawansa, Dokumen MoU Kerjasama Ekonomi, & Analisis Konektivitas Ekonomi Antar-Pulau Homepublik.id

    Editor: Tim Redaksi Ekonomi Homepublik.id

    Penulis: Khoirun Nisa, Redaksi Lokal Pontianak

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +