Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
Jalan Bardannadi Dapat Jatah APBN Rp 20 Miliar, Warga Bersyukur Atas Perjuangan Syarief Abdullah
“Ini bukan sekadar aspal dan batu, ini adalah urat nadi ekonomi kami. Selama bertahun-tahun kami berjuang sendiri menimbun lubang, kini negara akhirnya hadir melalui wakil rakyat yang mendengar.”
(Perwakilan Tokoh Warga Desa Antibar & Desa Pasir Palembang)
PONTIANAK | 6 Agustus 2026 - Titik terang akhirnya menyinari harapan panjang masyarakat di kawasan Jalan Bardannadi. Ruas jalan vital yang menghubungkan tiga desa dan satu kelurahan ini dipastikan akan segera dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai fantastis mencapai Rp 20 miliar. Kabar gembira ini disambut penuh rasa syukur oleh warga yang selama ini terjebak dalam keterbatasan akses.
Selama bertahun-tahun, Jalan Bardannadi dikenal sebagai "jalan penderitaan". Kerusakan parah yang terjadi hampir di setiap musim hujan kerap menghambat distribusi hasil pertanian, memperlambat akses perdagangan, bahkan membahayakan perjalanan siswa ke sekolah dan pasien ke fasilitas kesehatan.
Dari Gotong Royong Swadaya hingga Meja DPR RI
Sebelum adanya kepastian dari pemerintah pusat, masyarakat tidak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, warga dari ketiga desa secara swadaya menimbun lubang-lubang besar menggunakan material seadanya. Upaya ini dilakukan semata-mata agar roda kendaraan masih bisa berputar dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Namun, solusi swadaya tentu memiliki batas. Harapan mulai menemukan momentum ketika Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Syarief Abdullah, melaksanakan kegiatan reses di Desa Pasir Palembang. Dalam kunjungan tersebut, Syarief tidak hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga turun langsung meninjau kondisi lapangan yang memprihatinkan.
"Saya melihat sendiri bagaimana sulitnya warga melintas. Komitmen saya sederhana: suara rakyat harus menjadi prioritas di Senayan. Saya akan perjuangkan ini sampai tuntas," kenang Syarief Abdullah saat berdialog dengan warga kala itu.
Komitmen Terwujud: APBN Mengalir untuk Keadilan Wilayah
Kini, komitmen tersebut membuahkan hasil. Alokasi dana Rp 20 miliar dari APBN menjadi bukti konkret bahwa aspirasi warga didengar dan ditindaklanjuti oleh legislatif. Masyarakat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Syarief Abdullah atas upayanya mengawal usulan ini hingga lolos dalam pembahasan anggaran pusat.
Bagi warga, pembangunan Jalan Bardannadi bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan investasi kemanusiaan yang akan memperlancar mobilitas, mendongkrak aktivitas ekonomi lokal, dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
Pengawasan Rakyat adalah Kunci Kualitas
Meski diliputi kebahagiaan, warga tetap realistis. Mereka berharap proses pembangunan dapat segera dimulai, berjalan sesuai spesifikasi teknis, dan selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik. Warga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan proyek agar tidak ada penyelewengan anggaran.
"Semoga pembangunan ini menjadi awal dari peningkatan infrastruktur yang lebih merata dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Kepada Kontraktor: kerjakan dengan hati, jangan curang. Kepada Syarief Abdullah: pertahankan konsistensi memperjuangkan daerah. Karena sejatinya, jalan yang baik adalah jalan yang dibangun bukan hanya dengan beton, tetapi dengan empati terhadap penderitaan rakyat kecil.[]
Sumber: Wawancara Warga Lokal Desa Pasir Palembang, Pernyataan Anggota DPR RI Syarief Abdullah, Dokumen Rencana Anggaran Pembangunan Jalan Bardannadi, Arsip Berita Homepublik.id, & Analisis Infrastruktur Daerah
Editor: Tim Redaksi Pembangunan & Aspirasi Rakyat Homepublik.id
Penulis: Ima Muslim Wakil Redaksi Kalimantan Raya
Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan

