• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Gubernur Ria Norsan Lepas Pawai Ta'aruf MTQ ke-34 dari Tugu Durian Sukadana Kayong Utara: Simbol Persatuan 12 Kafilah Kalbar.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-08-02T06:31:53Z

     

          Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Lantunan Ayat Suci Al Qur'an Menggema di Sukadana, Parade Pawai Ta'aruf: MTQ - 34 Tingkat Provinsi Kalbar Pertanda Resmi Digelar di Kayong Utara


    “Pawai ini bukan sekadar parade, melainkan deklarasi kolektif bahwa Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup utama bagi masyarakat Kalimantan Barat di tengah arus modernisasi.”  

    (Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat)


    Sukadana, Kayong Utara, 02 Agustus 2026 | Suasana haru sekaligus meriah menyelimuti jalanan utama Sukadana, ibu kota Kabupaten Kayong Utara, pada Minggu (2/8/2026). Ratusan peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat turut serta dalam Pawai Ta'aruf Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.


    Dengan mengenakan busana daerah yang beragam dan membawa replika Al-Qur’an raksasa, para qari, qariah, hafiz, dan hafizah berjalan kaki mengelilingi pusat kota. Aksi ini disambut antusias oleh ribuan warga setempat yang memadati bahu jalan, sambil mengibarkan bendera kecil dan meneriakkan yel-yel semangat syiar Islam.


    Kolaborasi Seni Budaya dan Nilai Spiritual


    Berbeda dengan pawai tahun-tahun sebelumnya, MTQ ke-34 kali ini lebih menonjolkan kolaborasi antara nilai-nilai spiritualitas Islam dengan kearifan lokal Melayu-Kayong. Beberapa kontingen menampilkan atraksi seni hadrah, marawis, dan tarian tradisional yang diiringi lantunan ayat-ayat suci, menciptakan harmoni visual dan audio yang memukau penonton.


    Bupati Kayong Utara, dalam sambutannya di garis start, menyatakan kebanggaan daerahnya menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. 

    "Kehadiran para utusan terbaik Kalbar di Suadana adalah bukti bahwa semangat menghafal dan melantunkan Al-Qur’an tidak mengenal batas wilayah. Ini adalah momen tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan persatuan umat," ujarnya.


    Dampak Positif Bagi Ekonomi dan Sosial Lokal


    Selain sebagai ajang syiar, Pawai Ta'aruf ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Ribuan pengunjung yang datang dari berbagai kecamatan memadati area pawai, sehingga pedagang kaki lima dan UMKM lokal kebanjiran orderan makanan dan cenderamata khas Kayong Utara.


    Ketua Dewan Hakim MTQ, Prof. Dr. H. Abdul Syukur, menilai bahwa antusiasme masyarakat Kayong Utara sangat luar biasa. 

    “MTQ bukan sekadar kompetisi membaca, melainkan festival spiritual untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga kemurnian lantunan wahyu Ilahi di tengah arus modernisasi.”  "Ini menunjukkan bahwa basis keagamaan di Kalbar masih sangat kuat. Kami berharap semangat ini terus terjaga bahkan setelah acara MTQ selesai," katanya.


    Al-Qur’an Sebagai Jembatan Persatuan


    Keberhasilan Pawai Ta'aruf di Suadana adalah awal yang manis bagi rangkaian acara MTQ ke-34. Ini adalah pengingat bahwa di tengah perbedaan suku dan latar belakang, Al-Qur’an mampu menjadi jembatan yang menyatukan hati seluruh rakyat Kalimantan Barat.


    Kepada para peserta: tunjukkan kualitas tilawah terbaikmu. Kepada masyarakat: dukunglah syiar kebaikan ini dengan sikap toleran dan terbuka. Karena sejatinya, kemuliaan sebuah peradaban tidak diukur dari seberapa ramai pestanya, tetapi dari seberapa kental interaksi warganya dengan nilai-nilai ketuhanan.[]



    Sumber: Laporan Panitia MTQ Prov. Kalbar, Kemenag Kalbar, & Analisis Syiar Agama Homepublik.id

    Editor: Tim Redaksi Keagamaan & Budaya Homepublik.id

    Penulis: Khoirun Nisa

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +