• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Merah Putih Berpadu Baju Sakera: Desa Retok Rayakan HUT RI ke-81 dengan Simfoni Kerukunan Antar-Etnis.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-08-17T05:08:10Z

     

            Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Desa Retok Rayakan HUT RI ke-81 dengan Simfoni Kerukunan Antar-Etnis


    “Kami memakai Baju Sakera bukan untuk memisahkan diri, melainkan untuk menunjukkan bahwa menjadi Madura yang gagah berbudaya adalah bagian tak terpisahkan dari menjadi Indonesia yang bangga. Di bawah satu bendera, kita berbeda-beda tetapi tetap satu.”  

    (Ferdiansyah, Ketua Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Desa Retok Kubu Raya)


    DESARETOK | 17 Agustus 2026 - Pagi itu, Lapangan Kantor Desa Retok tidak hanya dipenuhi oleh warna merah dan putih, tetapi juga dihiasi oleh kemegahan atribut budaya lokal yang khas. Dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Desa Retok kembali membuktikan bahwa kerukunan antar-etnis bukan sekadar slogan, melainkan praktik hidup sehari-hari yang dirayakan dengan penuh khidmat dan sukacita.


    Sorotan utama tertuju pada kehadiran LSKM (Laskar Satuan Keluarga Madura) yang tampil memukau dengan seragam kebanggaan mereka, Baju Sakera. Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut LSKM hadir secara antusias untuk memeriahkan upacara, membawa pesan kuat tentang harga diri, keberanian, dan loyalitas yang selaras dengan nilai-nilai kepahlawanan bangsa.


    Simbol Persatuan: Ketika Identitas Lokal Menguatkan Nasionalisme


    Kehadiran LSKM dengan Baju Sakera di tengah barisan peserta upacara menciptakan pemandangan yang harmonis. Bagi masyarakat Desa Retok yang majemuk, momen ini adalah simbol nyata bahwa mencintai suku dan budaya sendiri tidak bertentangan dengan cinta tanah air. Justru, dengan mengenal dan menghargai akar budaya masing-masing, rasa toleransi antar-etnis semakin kokoh terjalin.


    "Dalam perayaan pagi ini, banyak hal yang kami dapatkan. Mulai dari rasa cinta yang mendalam terhadap NKRI, rasa bangga sebagai orang Madura, hingga komitmen kuat untuk menjaga toleransi antar-etnis," ujar Ferdik.


    Upacara berlangsung tertib dan emosional. Pengibaran Bendera Merah Putih disaksikan oleh berbagai elemen masyarakat, dari tetua adat hingga generasi muda, semua berdiri sejajar tanpa sekat primordialisme.


    Desa Retok, Miniatur Indonesia yang Indah


    Kepada Warga Desa Retok: Pertahankan tradisi indah ini. Jadikan setiap 17 Agustus sebagai momen untuk memperbarui janji persaudaraan. Kepada Bangsa Indonesia: lihatlah Desa Retok. Di sana, perbedaan etnis bukan sumber konflik, melainkan kekayaan yang memperindah wajah kemerdekaan.


    Karena sejatinya, Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang warganya berani menampilkan identitas lokalnya sambil tetap setia pada sumpah kebangsaan. Selamat Dirgahayu RI ke-81! Dari Desa Retok, untuk Indonesia Jaya. 🇮🇩🤝


    Sumber: Dokumentasi Upacara HUT RI ke-81 Desa Retok, Pernyataan Perwakilan LSKM, Arsip Budaya & Sosial Homepublik.id, Laporan Lokal Sampang

    Editor: Tim Redaksi Budaya & Kebhinekaan Homepublik.id

    Penulis: Ferdik, Redaksi Lokal Kubu Raya 

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +