• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Wacana Kenaikan Harga Token Listrik Dengan Dalih Agar PLN Tidak Rugi Dihujani Kritikan.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-05-05T00:35:29Z

     

             Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM telah menetapkan bahwa tarif listrik PLN (baik token/prabayar maupun pascabayar) untuk Triwulan II (April, Mei, Juni 2026) TETAP dan tidak mengalami kenaikan. 


    Akan tetapi hal itu akan tetap menjadi kehawatiran bagi rakyat pasca pertengahan tahun 2026 mendatang, sebab demikian itu disinyalir hanya penundaan semata. Kemudian pemerintah meminta rakyat untuk belajar hemat.


    Pernyataan yang demikian itu dianggap tidak berpihak pada rakyat dan tidak berempati serta gagal memahami realita rakyat. Rakyat tidak perlu diajari berhemat melalui ancaman kenaikan tarif. Rakyat membutuhkan kenyataan tidak adanya kenaikan tarif harga listrik hingga tahun-tahun mendatang, dengan harapan agar pemerintah bisa memberikan rasa keadilan keadilan dan pekerjaan yang layak serta kebutuhan pokok yang terjangkau.


    Ketua Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat, Badrut Tamam. AQ mengingatkan agar kiranya pemerintah tetap mempertahankan penyesuaian tarif harga token listrik, sebab hal tersebut akan menjadi beban tambahan bagi rakyat setelah adanya kenaikan harga BBM subsidi.


    "Kalau PLN bermasalah, benahi manajemennya. Kalau negara defisit, pangkas pemborosan kaum elit. Jangan jadikan rakyat kecil sebagai korban kebijakan gagal."


    Listrik adalah kebutuhan dasar, bukan alat untuk disiplin sosial.

    Negara adalah pelayan rakyat, bukan penagih hutang yang mengancam melalui tarif.  Mahasiswa dan rakyat berdiri untuk mengingatkan, kebijakan yang lahir tanpa nurani hanya akan melahirkan kemarahan publik.


    Hentikan logika menyalahkan rakyat!

    Hentikan kebijakan yang menindas atas nama efisiensi. Jika suara ini diabaikan, maka sejarah akan mencatat bukan rakyat yang gagal berhemat, melainkan negara yang gagal melindungi rakyatnya.[]


    Sumber: Lidik Krimsus RI Kalbar 

    Editor: Tim Media Homepublik.id

    Penulis: Ajoy

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +