Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
JAKARTA, 07 Mei 2026 – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja), Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengukuhkan komitmen besarnya dalam menjaga stabilitas nasional. Jaksa Agung RI, Burhanuddin, menegaskan peran strategis organisasi profesi ini sebagai tulang punggung reformasi dan penguatan institusi.
Dalam pesan utamanya, Jaksa Agung Burhanuddin menyatakan bahwa Persaja bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan memiliki fungsi vital bagi negara.
“Persaja sebagai hiposentrum penguatan Kejaksaan RI dalam mengawal kedaulatan dan stabilitas nasional,” bunyi tema utama peringatan HUT ke-75 tahun ini.
Makna "Hiposentrum" Bagi Kejaksaan
Penggunaan istilah "hiposentrum" atau titik pusat gempa mengandung makna filosofis yang dalam. Hal ini menyiratkan bahwa Persaja diharapkan menjadi sumber energi dan kekuatan utama yang memancarkan dampak besar bagi perbaikan kinerja Kejaksaan Agung. Dari organisasi inilah, semangat integritas, profesionalisme, dan keberanian harus menyebar ke seluruh jajaran jaksa di Indonesia.
Sebagai lembaga penegak hukum yang memegang peranan kunci dalam penuntutan dan pengawasan aliran peradilan, Kejaksaan dituntut untuk selalu hadir melindungi kepentingan negara dan masyarakat. Dengan penguatan internal melalui Persaja, diharapkan Kejaksaan semakin solid dalam memberantas korupsi, tindak pidana umum, serta pelanggaran hak asasi manusia yang dapat mengganggu kedaulatan bangsa.
Tema Besar: BerAKHLAK dan Melayani Bangsa
Peringatan HUT ke-75 ini juga mengusung nilai-nilai dasar ASN yaitu BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Logo #BanggaMelayaniBangsa yang terpampang dalam poster menegaskan identitas jaksa sebagai abdi negara yang siap melayani rakyat tanpa diskriminasi.
Di usia yang ke-75 tahun ini, Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Burhanuddin menargetkan lompatan besar dalam modernisasi sistem penegakan hukum. Sinergi antara pimpinan tinggi dan organisasi profesi jaksa menjadi kunci utama keberhasilan transformasi ini.
Masyarakat berharap, dengan momentum ulang tahun Persaja ini, Kejaksaan Agung dapat semakin garang dalam menindak para pelaku kejahatan luar biasa (extraordinary crimes) dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap supremasi hukum di Indonesia.
Sumber: Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI
Editor: Tim Redaksi Homepublik.id
Penulis: Redaksi Hukum & Nasional
Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan

