"Kolaborasi Apik IKABA - IMABA Malaysia pada Perayaan Wisuda At-Tanzil 6 dan I'lan Al Qur'an Juz 30"
KUALA LUMPUR, 10 Mei 2026 – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Aula Dewan Serbaguna Kuala Lumpur pada Sabtu malam (10/5/2026). Ratusan orang tua, kerabat, dan tokoh masyarakat berkumpul untuk menyaksikan momen bersejarah: Wisuda Akbar Program Tahfidz Al-Qur’an At-Tanzil ke 6 dan I'lan Al Qur'an Juz 30 yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh IKABA (Ikatan Alumni Bata-Bata) dan IMABA (Ikatan Mahasiswa Bata-Bata) di Malaysia, yang dikemas dengan PONDOK IKABA IMABA MALAYSIA.
Acara yang mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani di Tanah Perantauan” ini meluluskan ratusan santri dari berbagai tingkatan hafalan, mulai dari Juz 30 hingga Hafiz 30 Juz (Khatam).

Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
🎓 Kolaborasi Erat Organisasi Kemasyarakatan Pesantren & Mahasiswa
Keunikan dari wisuda setiap tahun ini adalah berkat sinergi antara organisasi Pondok Pesantren (IKABA) yang diketuai oleh Ustadz H. Ahmad Zaini, beliau tidak hanya seorang santri, melainkan pengusaha sukses interpreneur sejati yang mampu mewadahi Alumni dan PMI Pekerja Indonesia di Malaysia.
Sementara organisasi mahasiswa (IMABA) yang dipimpin oleh sahabat Kholis Frendika sebagai Dewan Presidium Mahasiswa yang mewakili pemuda dan mahasiswa intelektual. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendidikan agama tidak hanya menjadi tanggung jawab pesantren, tetapi juga komunitas diaspora di luar negeri.
Ketua Panitia Wisuda At-Tanzil 6, Ustadz Abdus Salam menjelaskan bahwa program At-Tanzil ini telah berjalan selama 6 tahun terakhir sebagai wadah pembinaan rohani bagi anak-anak anggota IKABA dan masyarakat umum sebagai PMI di Kuala Lumpur, Malaysia.
“Ini bukan sekadar wisuda. Ini adalah bukti bahwa di tengah kesibukan bekerja dan kuliah di Malaysia, kami tetap memprioritaskan pendidikan Al-Qur’an untuk generasi berikutnya. Anak-anak ini adalah investasi akhirat kami,” ujar Abdus Salam dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Umum IKABA Malaysia, Ustadz Ahmad Zaini menekankan pentingnya identitas bagi diaspora PMI warga Indonesia di Malaysia.
“Sebagai orang Indonesia di perantauan, kita harus kuat secara ekonomi dan intelektual, namun fondasi utamanya adalah akhlak Qur’ani. Dengan menghafal Al-Qur’an, anak-anak kita akan memiliki benteng moral yang kokoh di tengah arus globalisasi,” tegasnya.
🌟 Momen Haru & Prestasi Santri
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan santri cilik berusia 7 tahun, yang mampu membacakan Ayat Al Qur'an dengan tartil dan fasih, mengundang decak kagum hadirin.
Peresmian Acara wisuda At-Tanzil 6 dan I'lan Al Qur'an Juz 30 ini secara resmi dibuka oleh perwakilan Majelis Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata Bata, RKH. MUHAMMAD ISMAIL AQ AMZ, beliau mengatakan bahwa "investasi yang tidak pernah rugi adalah investasi akhirat berupa menuntut Ilmu, terlebih Ilmu Al Qur'an".
Salah satu dari wisudawan mengatakan: “Saya ingin hadiahkan Al-Qur’an ini untuk Ayah dan Ibu. Mereka bekerja keras siang malam, saya balas dengan menghafal Kalam Allah,” kata seorang anak wisudawan ambil menahan haru.
👥 Dukungan Tokoh & Komunitas
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain:
1. Perwakilan Keluarga Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata Bata Pamekasan Madura, Indonesia.
2. Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, yang diwakili oleh Deputy Chief of Mission (DCM) Danang Waskito, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif komunitas dalam melestarikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Juga turut hadir Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Fery Iswandy dan pejabat penting di lingkungan KBRI Malaysia.
3. Perwakilan Duta Besar LBBP KBRI Kuala Lumpur, Raden Dato' Iman Hascarya Kusumo.
4. Sejumlah Tokoh Majelis Ulama Malaysia dan segenap Tokoh Alim Ulama. Dan Ketua Sanggar Bimbingan At Tanzil, Nurul Himam sebagai visioner muda penuh talenta.
4. Pengurus PCI NU Malaysia dan segenap Ormas paguyuban warga Indonesia yang ada di Malaysia.
5. Para Donatur dan Sponsorship yang mendukung operasional kelas tahfidz gratis bagi anak-anak kurang mampu.
Rencana IKABA - IMABA Ke Depan:
Keberhasilan wisuda kali ini mendorong IKABA dan IMABA Malaysia untuk memperluas jaringan kelas At-Tanzil ke negara bagian lain di Malaysia, seperti Johor Bahru, Malaka, Penang, serta membuka kelas khusus untuk dewasa (musyrif/musyrifah) agar dapat membimbing santri dengan lebih profesional.[]
Sumber: Ikaba & Imaba Malaysia
Editor: Redaksi Homepublik.id
Penulis: IMABA Malaysia (Kholis Frendika)
Media: Homepublik.id|Media Nasional Terdepan


