• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Viral! Legislator Gerindra Main 'Free Fire' & Merokok Saat Rapat Bahas Stunting di DPRD Jember, Netizen Murka: "Penghinaan Bagi Rakyat".

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-05-14T09:34:09Z

     

          Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 



    JEMBER, 14 Mei  2026 – Sebuah video singkat yang diunggah oleh jurnalis warga bernama Yunus pada Selasa (12/5/2026) telah memicu gelombang kemarahan publik di seluruh Indonesia. Video tersebut merekam Achmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Gerindra, asyik bermain game daring Free Fire sambil merokok di tengah rapat dengar pendapat (RDP) yang membahas isu krusial kesehatan: stunting (tengkes) dan campak.


    Insiden ini terjadi pada Senin (11/5/2026), saat Komisi D DPRD Jember menggelar RDP bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, dan sejumlah perwakilan puskesmas. Rapat yang seharusnya menjadi forum serius untuk mencari solusi atas masalah gizi buruk dan kesehatan anak tersebut, justru ternodai oleh sikap apatis salah satu wakil rakyatnya.


    Momen "Keceplosan" Cepret Kamera Warga


    Awalnya, Yunus bermaksud mengabadikan pidato Achmad Dhafir Syah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sedang menyampaikan pandangan fraksinya terkait pentingnya transparansi data stunting. Namun, karena posisi pengambilan gambar yang cukup dekat, kamera ponsel Yunus juga menangkap aktivitas Achmad Syahri Assidiqi yang duduk tak jauh dari pembicara.


    "Saya sebenarnya ingin menyoroti pernyataan Pak Dhafir soal politisasi angka stunting. Tapi karena videonya wide shot dari dekat, aksi Pak Syahri ikut terekam jelas. Begitu saya unggah, netizen langsung fokus ke situ," kata Yunus.


    Kemarahan Netizen: Gaji dari Pajak Rakyat, Sikap Seperti Anak-anak


    Hingga Rabu kemarin (13/5/2026), Anggo DPRD tersebut telah meminta maaf kepada masyarakat Jember dan DPD Gerindra hingga DPP dengan berjanji tidak akan akan mengulangi lagi. " Saya khilaf, dan saya minta maaf kepada masyarakat Jember dan Pengurus DPD Gerindra, dan sy berjanji tidak akan mengulangi lagi kedepannya," ujarnya menyesal.


    Akun lain menambahkan, "Stunting itu urusan nyawa masa depan bangsa. Kalau wakil rakyatnya saja tidak serius, bagaimana mau ada solusi? Mundur saja kalau tidak mampu bekerja profesional!"


    Kritik juga mengarah pada budaya merokok di ruang rapat tertutup yang dianggap melanggar etika kesopanan dan potensi pelanggaran peraturan tata tertib DPRD terkait kawasan tanpa rokok atau etika berpenampilan selama sidang.


    Pelanggaran Etika dan Kepercayaan Publik


    "Gila banget! Kita bayar pajak buat gaji mereka, eh malah main game pas rapat bahas anak-anak kelaparan dan stunting. Ini penghinaan nyata bagi rakyat kecil," tulis akun @WargaJemberPeduli.


    Insiden ini kembali membuka luka lama regarding kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif di daerah. Di saat masyarakat berjuang keras menghadapi ekonomi yang sulit dan khawatir akan kesehatan anak-anak mereka, sikap abai seorang wakil rakyat dianggap sebagai simbol ketidakhadiran negara dalam mendengarkan aspirasi dan penderitaan rakyat.


    Pengamat politik lokal, Dr. Hendra Wijaya, menyatakan bahwa insiden ini bisa berdampak fatal pada elektabilitas partai dan individu bersangkutan di pemilu berikutnya. "Publik sekarang sangat melek digital. Satu kesalahan kecil yang terekam kamera bisa menghancurkan reputasi bertahun-tahun. Ini bukan sekadar main game, ini soal integritas dan respek terhadap jabatan," ujarnya.


    DPRD Kabupaten Jember diharapkan segera mengambil tindakan disipliner sesuai kode etik untuk memulihkan kepercayaan publik. Jika dibiarkan, citra institusi dewan sebagai wadah aspirasi rakyat akan semakin tergerus oleh persepsi sebagai tempat bersantai bagi para elit politik dan ini agar menjadi alarm keras bagi seluruh anggota Dewan seluruh Indonesia.[]


    Sumber: Video Viral, Laporan Beritajatim.com

    Editor: Tim Redaksi Daerah

    Penulis: Wawa

    Media: Homepublik.id|Media Nasional Terdepan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +