• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Di Tengah Badai Isu Arogansi Keluarga, Badrut Tamam Tegas Dukung Bupati Sujiwo: "Orang Baik Pasti Punya Musuh Terselubung".

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-08-16T17:31:41Z

    Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 
     


    Badrut Tamam Tegas Dukung Bupati Sujiwo: "Orang Baik Pasti Punya Lawan"


    “Kepemimpinan yang tulus tidak diukur dari seberapa mulus jalannya, tetapi dari seberapa teguh ia berdiri saat badai kritik menerpa. Sujiwo bukan pemimpin yang melindungi kesalahan keluarga, melainkan pemimpin yang berani menghukumnya.”  

    (Badrut Tamam. AQ, Ketua Lidik Krimsus RI Dewan Pimpinan Provinsi Kalimantan Barat)


    KUBU RAYA | 16 Agustus 2026 - Gelombang tuntutan pengunduran diri Bupati Kubu Raya, Sujiwo, SE, yang bergulir pasca-insiden dugaan kekerasan oleh anggota keluarganya di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI), mendapatkan tanggapan tegas dari tokoh organisasi kemasyarakatan. Ketua Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Kriminal Khusus (Lidik Krimsus RI) Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Kalimantan Barat, Badrut Tamam. AQ, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap Sujiwo dan mengabaikan seruan-seruan mundur yang dianggap sebagai bagian dari permainan politik kotor.


    Badrut Tamam menilai bahwa gejolak seruan mundur tersebut hanyalah ulah oknum-oknum yang iri terhadap capaian pembangunan Kubu Raya di bawah kepemimpinan pasangan Sujiwo-Sukriyanto. Menurutnya, suara-suara sumbang itu tidak merepresentasikan aspirasi mayoritas masyarakat Kubu Raya yang justru merasakan dampak positif dari berbagai program percepatan daerah.


    Membedah Sikap Sujiwo: Tidak Ada Perlindungan untuk Pelanggar Hukum


    Menanggapi tuduhan bahwa Bupati Sujiwo melindungi keluarganya, Badrut Tamam menegaskan bahwa pernyataan Sujiwo sudah sangat jelas dan tegas. 

    "Pak Jiwo itu orang baik, dia tulus dalam memimpin. Ia selalu mementingkan kepentingan masyarakat dibandingkan kepentingan pribadi maupun golongan. Biasa, orang baik itu pasti tidak disukai oleh mereka yang tidak suka pada keberhasilannya," ujar Badrut Tamam.


    Sujiwo sendiri sebelumnya telah mengecam keras tindakan adiknya yang diduga memukul dokter dan petugas keamanan di IGD RSUD TBSI. Dalam konferensi persnya, Sujiwo menyatakan tidak akan memberikan toleransi sedikitpun terhadap tindakan arogansi dan kekerasan, bahkan jika pelakunya adalah darah dagingnya sendiri. Ia juga mempersilakan pihak korban untuk menempuh jalur hukum tanpa intervensi dari kantornya.


    "Pernyataan Pak Sujiwo sudah jelas. Ia tidak membenarkan siapapun melakukan intimidasi atau arogansi, semisal dilakukan oleh keluarganya sendiri. Bahkan anaknya pun, jika terbukti melanggar, akan ia kecam dan proses sesuai hukum," tambah Badrut Tamam.


    Kubu Raya: Icon Percepatan dan Kota Santri yang Toleran


    Dukungan dari Lidik Krimsus RI Kalbar ini semakin menguatkan posisi Sujiwo di tengah pusaran kontroversi. Badrut Tamam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat rekam jejak kepemimpinan Sujiwo yang telah berhasil menjadikan Kubu Raya sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan infrastruktur tercepat di Kalimantan Barat. 


    Selain fokus pada pembangunan fisik, Sujiwo juga gencar menggaungkan visi Kubu Raya sebagai Kota Santri yang Toleran, sebuah identitas yang memadukan nilai-nilai religius dengan keterbukaan sosial. 

    "Teruslah pimpin Kubu Raya menjadi icon percepatan daerah di Kalbar. Jangan biarkan isu sesat menggagalkan visi besar yang sudah berjalan," seru Badrut Tamam.


    Ujian Integritas di Masa Krisis


    Kepada Bupati Sujiwo: buktikan kata-kata Anda dengan tindakan nyata. Pastikan proses hukum bagi kerabat yang bersalah berjalan transparan dan tanpa tebang pilih. 

    Kepada Masyarakat Kubu Raya: jadilah warga masyarakat yang cerdas. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang bertujuan menjatuhkan pemimpin yang sedang bekerja keras demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.


    Karena sejatinya, ujian terbesar seorang pemimpin bukanlah saat ia dipuji, melainkan saat ia dihujat. 

    Apakah ia tetap berpegang pada prinsip kebenaran, atau hanyut dalam arus popularitas? Mari kita berikan ruang bagi hukum untuk berbicara, dan ruang bagi pemimpin untuk membuktikan integritasnya. ⚖️🤝🇮🇩


    Sumber: Pernyataan Resmi Badrut Tamam. AQ (Ketua Lidik Krimsus RI Kalbar), Laporan Kejadian RSUD TBSI, & Analisis Homepublik.id

    Editor: Tim Redaksi Homepublik.id

    Penulis: Khoiri Hamka, Redaksi Lokal Kubu Raya

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +