• Jelajahi

    Copyright © Home Publik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Terbongkar! Mobil Tangki ‘PT Elnusa Petrofin’ Diduga Bongkar Minyak Ilegal Tangki Subsidi ke Tangki Industri (Agen Putra Borneo), Warga Kalbar Geram Mafia BBM Makin Merajalela.

    Home Publik
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-05-22T18:05:48Z

     

            Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 




    Mobil Tangki ‘PT Elnusa Petrofin’ Diduga Bongkar Minyak Ilegal Tangki Subsidi ke Tangki Industri (Agen Putra Borneo).



    “Mereka menggunakan nama perusahaan besar sebagai tameng, tapi isinya adalah bisnis ilegal yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat.”  

    — Saksi Mata Warga Penemu Lokasi


    PONTIANAK/KALBAR – Jumat, 22 Mei 2026|Publik Kalimantan Barat kembali dikejutkan oleh ulah mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang kian berani beroperasi bongkar di siang bolong ditempat terbuka. Aksi nekat ini terungkap setelah seorang warga berhasil mendokumentasikan aktivitas mencurigakan sebuah unit mobil tangki pengisian subsidi yang sedang melakukan pembongkaran muatan di sebuah lokasi. Tampak dalam video tersebut pembongkaran dari Tangki Subsidi ke Tangki Industri.


    Berdasarkan dokumentasi foto dan video yang beredar luas di media sosial pada Jum'at (22/5/2026), terlihat jelas sebuah mobil tangki besar dengan tulisan identitas “PT Elnusa Petrofin” serta nomor polisi KB 9330 SP. Kendaraan tersebut terpantau sedang melakukan proses bongkar muat atau pengisian ulang ke dua unit mobil Tangki dan 1 unit pick-up diduga milik Agen Putra Borneo, dengan plat nomor KB 8575 MN dan KB 8247 serta pickup dengan nopol KB 8973 WA (menurut suara dalam rekaman video amatir warga).


    Modus Operandi: Menyembunyikan Ilegalitas di Balik Nama Besar


    Ketua Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi Kriminal Khusus Republik Indonesia (Lidik Krimsus RI) Dewan Pimpinan Provinsi Kalimantan Barat, Badrut Tamam. AQ angkat bicara tentang beredarnya video tersebut. Keberadaan mobil bertuliskan PT Elnusa Petrofin—salah satu anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang jasa energi—menimbulkan tanda tanya besar. Publik mempertanyakan: Apakah kendaraan resmi tersebut disalahgunakan untuk mendistribusikan BBM subsidi atau non-subsidi secara ilegal? Ataukah ini kasus pemalsuan identitas kendaraan (body repair palsu) untuk mengelabui aparat?


    “Ini sangat berbahaya. Jika itu mobil asli Elnusa, maka ada oknum di dalam perusahaan yang bermain curang. Jika itu mobil palsu, maka mafia ini semakin canggih dalam menyamar. Keduanya menunjukkan bahwa pengawasan kita sangat lemah,” ujarnya.


    Agen resmi seharusnya memiliki prosedur ketat dalam penerimaan BBM dari depot resmi Pertamina. Adanya mobil tangki pihak ketiga yang langsung mengisi ke mobil agen di lokasi yang tidak standar (bukan di terminal resmi) mengindikasikan adanya praktik “cuci uang” atau pencampuran stok ilegal dengan stok resmi.


    Warga Bertindak Karena Aparat Lamban?


    Temuan ini dilakukan langsung oleh warga sipil, bukan oleh aparat penegak hukum seperti Polisi atau PPNS Migas. Hal ini memicu kritik pedas terhadap kinerja instansi terkait di Kalimantan Barat.


    “Kenapa harus warga yang repot-repot memfoto dan melaporkan? Di mana peran Satgas Pemberantasan BBM Ilegal? Apakah mereka buta, atau justru ada ‘proteksi’ di balik operasi ini?” tanya ketua Lidik Krimsus RI setelah mendapat video tersebut.


    Kehadiran mobil dengan plat KB 9330 SP (wilayah Kalimantan Barat) yang diyakini sebagai bagian dari rantai pasok nasional menambah kompleksitas kasus. Jika terbukti membawa BBM ilegal, maka ini adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Migas No. 22 Tahun 2001 jo. UU Cipta Kerja, yang dapat dikenakan pidana penjara dan denda miliaran rupiah.


    Desakan Mendesak: Cek Fisik & Usut Oknum Internal


    Menanggapi heboh ini, sejumlah elemen masyarakat melalui Lidik Krimsus RI Kalbar mendesak langkah cepat dari:

    1.  Kepolisian Daerah Kalimantan Barat: Segera mengamankan kedua mobil pick-up Agen Putra Borneo dan mobil tangki KB 9330 SP untuk diperiksa fisik dan dokumen surat jalan (Manifest).

    2.  PPNS Migas & Dinas ESDM Kalbar: Melakukan audit mendadak terhadap stok dan aliran masuk BBM di Agen Putra Borneo.

    3.  PT Elnusa Petrofin & Pertamina: Klarifikasi resmi apakah kendaraan dengan plat tersebut benar milik mereka dan apakah rute operasinya sesuai dengan SOP. Jika ada oknum karyawan yang terlibat, harus dipecat dan diproses hukum.


    “Jangan biarkan nama baik BUMN dicoreng oleh oknum yang berkolusi dengan mafia. Rakyat kecil kesulitan mendapatkan solar subsidi, sementara mafia leluasa menjualnya dengan harga pasar melalui mobil-mobil bertampang resmi,” tegas H. Badrun, tokoh masyarakat Kalbar.


    Ancaman Bagi Keamanan & Ekonomi Negara


    Peredaran BBM ilegal tidak hanya merugikan pendapatan negara dari pajak dan cukai, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana. BBM oplosan atau yang disimpan tanpa standar keselamatan (seperti di mobil pick-up terbuka) sangat mudah terbakar dan meledak, mengancam nyawa penduduk sekitar.


    Video Proses Pembongkaran BBM dari Mobil Tangki Subsidi ke Mobil Tangki Industri 

          Homepublik.id|Media Nasional Terdepan 


    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi mengenai penindakan terhadap kendaraan-kendaraan tersebut. Bahkan diduga pelaku pembongkaran minyak ini melakukan intimidasi kepada warga saat melakukan pengambilan video. Publik kini menunggu: apakah ini akan berakhir sebagai "kasus biasa" yang diselesaikan di bawah meja, ataukah menjadi momentum pembersihan mafia BBM di Kalbar?[]


    Sumber: Dokumentasi Warga & Laporan Lapangan

    Editor: Tim Redaksi Homepublik.id

    Penulis: Wawa

    Media: Homepublik.id | Media Nasional Terdepan


    #MafiaBBMKalbar #PTElnusaPetrofin #PTPutraBorneo #BBMIlegal #SatgasMigas #KalimantanBarat #KB9330SP



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler

    NamaLabel

    +