Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang Akan Langsung Lantik 560 Pengurus “Hanura Kita”
"DAERAH BERDAYA INDONESIA SEJAHTERA"
“Ini bukan sekadar pelantikan biasa. Ini adalah pernyataan sikap bahwa Hanura hadir kuat, terstruktur, dan siap bertarung di jantung wilayah perbatasan Kalimantan Barat.”
(M. Amiruddin DPC Hanura Singkawang)
SINGKAWANG, KALBAR | 7 Juni 2026 - Gelombang angin perubahan sedang berhembus kencang di tubuh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Kalimantan Barat. Wacana lama kini menjadi kepastian: Ketua Umum DPP Hanura, Dr. H.C. Oesman Sapta Odang (OSO), akan secara langsung memimpin prosesi pelantikan struktur pengurus baru untuk wilayah Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas dengan tema "DAERAH BERDAYA INDONESIA SEJAHTERA"
Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 di Hotel Mahkota Singkawang, sebuah lokasi strategis yang menjadi ikon pertemuan elit politik di kota tertua di Kalimantan Barat tersebut.
Skala Masif: 560 Pejabat Partai Diresmikan Sekaligus
Yang membuat acara ini luar biasa adalah skalanya. Tidak hanya melantik pimpinan inti Dewan Pimpinan Cabang (DPC), OSO juga akan meresmikan sekitar 560 orang pengurus yang mencakup jajaran:
1. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat Kota/Kabupaten.
2. Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat Kecamatan.
3. Dewan Pimpinan Ranting (DPR) tingkat Desa/Kelurahan.
Angka 560 ini menunjukkan keseriusan Hanura dalam melakukan penetrasi hingga ke akar rumput (grassroots). Di wilayah seperti Singkawang dan Sambas yang memiliki demografi multietnis dan kompleks, kehadiran struktur partai hingga level ranting dinilai krusial untuk menjaga stabilitas elektoral dan menyerap aspirasi masyarakat lokal.
Mengapa OSO Harus Hadir Langsung?
Keputusan Ketua Umum untuk turun tangan langsung melantik di daerah, bukan melalui perwakilan, mengirim pesan politik yang kuat:
* Sentralisasi Kepemimpinan: OSO ingin memastikan bahwa visi "Hanura" benar-benar dipahami dan dijalankan secara seragam, tanpa distorsi dari interpretasi lokal yang mungkin menyimpang.
* Momentum Kebangkitan: Setelah melewati masa-masa penuh tantangan dalam peta politik nasional, kehadiran figur sentral seperti OSO diharapkan mampu membangkitkan moral kader dan menarik minat pemilih muda serta masyarakat umum yang sempat ragu.
* Fokus Wilayah Perbatasan: Singkawang dan Sambas adalah pintu gerbang Indonesia-Malaysia. Konsolidasi kuat di sini berarti Hanura memperkuat basisnya di wilayah strategis ekonomi dan keamanan.
Strategi Hanura dengan tema: "DAERAH BERDAYA INDONESIA SEJAHTERA": Merangkul Semua Elemen
Tema kali ini dipilih sebagai branding baru yang lebih inklusif dan merakyat. Berbeda dengan citra lama yang kadang dianggap elitis, "Hanura" kali ini menekankan kepemilikan bersama. Dalam struktur 560 pengurus yang akan dilantik, dipastikan akan ada representasi dari berbagai elemen masyarakat Singkawang-Sambas, termasuk tokoh adat, pemuda, perempuan, dan pelaku UMKM.
Ketua DPC Hanura Kota Singkawang, M. Amiruddin sebagai penyelenggara mengungkapkan:
"Pak OSO ingin melihat langsung wajah-wajah baru yang akan menjadi ujung tombak Hanura di Kalbar. Beliau percaya bahwa energi positif dari kader-kader muda di Singkawang dan Sambas bisa menjadi motor penggerak kebangkitan Hanura secara nasional."
Antisipasi Dinamika Politik Lokal
Pelantikan ini juga ditafsirkan sebagai langkah preemptif (pencegahan) terhadap potensi fragmentasi atau konflik internal di tingkat cabang. Dengan adanya legitimasi langsung dari Ketua Umum DPP, posisi pengurus baru menjadi lebih kuat dan sulit digoyang oleh faksi-faksi yang tidak puas.
Selain itu, ini adalah sinyal kepada partai-partai lain di Kalbar bahwa Hanura tidak mati suri. Justru, mereka sedang menyiapkan mesin politik yang rapi dan terkoordinasi menjelang dinamika politik tahun-tahun berikutnya, termasuk potensi Pilkada Serentak lanjutan atau konsolidasi menuju Pemilu mendatang.
Persiapan Logistik & Protokol Kenegaraan
Pelaksanaan acara di Hotel Mahkota Singkawang dikabarkan telah mempersiapkan protokol acara yang ketat namun tetap meriah. Acara akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, pejabat daerah setempat, serta ratusan kader yang akan mengenakan atribut resmi "Hanura".
Masyarakat Singkawang dan Sambas, khususnya simpatisan Hanura, diharapkan memenuhi venue untuk menyaksikan momen bersejarah ini. Bagi Hanura, 20 Juni 2026 bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan hari penanda dimulainya babak baru perjuangan di tanah Borneo.[]
Sumber: Internal DPC Hanura & Panitia Pelaksana Daerah
Editor: Tim Redaksi Homepublik.id
Penulis: Muksin Lokal Singkawang-Sambas
Media: Homepublik.id|Media Nasional Terdepan
Tagar: #OesmanSaptaOdang #Singkawang #Sambas #PartaiHanura

